TNI dan Uni Eropa Bangun Kerjasama Pelatihan Diplomat Uni Eropa

Bogor |
Hostile Environment Awareness Training (HEAT) yang diikuti 20 peserta dari negara Uni Eropa, secara resmi telah ditutup.

Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI)Brigjen TNI Victor H Simatupang dalam kesempatan itu mengatakan, Kerjasama Uni Eropa dan Indonesia di PMPP TNI dalam bidang Pelatihan Diplomat Uni Eropa terjalin dengan baik dan terus ditingkatkan.

Menurutnya pelatihan ini bertujuan untuk menyiapkan kemampuan dan pengetahuan para Diploma Eropa yang akan bertugas di kawasan Asia Pasific khususnya dalam rangka menghadapi berbagai ancaman lingkungan.

“Hal yang dilatihkan diantaranya navigasi, perlindungan diri, P3K, menghadapi penculikan dan kerusuhan, melintasi medan berat berkendaraan,” ujar Brigjen TNI Victor H Simatupang, di Auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/9).

Lebih lanjut Dan PMPP TNI menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pelaksanaan pelatihan HEAT yang berjalan selama 5 hari.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Uni Eropa, Kemenlu RI, para pelatih dan peserta latihan yang telah semangat dan bekerja keras sehingga program ini berjalan dengan baik,” ucap Victor, dalam siaran pers yang dirilis Senin (16/9).

Sementara itu Wakil delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Michel Geurts menyampaikan bahwa pelatihan HEAT yang dilaksanakan selama ini dinilai berhasil.

“Semua dapat kita lihat dari video yang diputarkan tadi serta pengamatan kami dilapangan. Begitu juga dari para peserta yang menyatakan kekaguman dan apresiasi atas materi dan teknik kepelatihan yang diberikan,”  tuturnya.

PMPP TNI, sambungnya, dapat menjadi Center of Excelent dalam hal pelatihan untuk berbagai negara-negara didunia.

“PMPP memiliki para instruktur yang sudah bersertifikat dan berstandar dunia. Kita berharap kerjasama ini dapat terus ditingkatkan antara Uni Eropa dan Indonesia terutama di bidang pertahanan,” ujar Michel Geurts.

Direktur Kerjasama Amerika-Eropa Kemlu RI Masni Eriza menambahkan, bahwa Indonesia sudah memiliki perjanjian kerjasama dengan Uni Eropa dalam bentuk dialog kebijakan keamanan, salah satu realisasinya pelatihan HEAT.

“Pelatihan ini sudah menjadi program tetap PMPP dengan Uni Eropa,” pungkas Masni.

Adapun pelatihan HEAT ini diikuti oleh 8 negara Uni Eropa yaitu Swedia, Finlandia, Portugal, Spanyol, Perancis, India, Myanmar, Filipina, serta 3 orang observer berasal dari Bulgaria, Portugal dan Spanyol.

Berita: Mh | Foto: Istimewa/Puspen TNI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: