Tingkat Partisipasi Pemilu 2019 di Bali Naik Jadi 80 Persen

Oleh: IGN Yogi Sigit

NEGARA kita baru saja menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 secara serentak dengan jumlah 185 juta pemilih se kabupaten/kota yang tersebar di 34 Provinsi.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) kali ini tercatat sebanyak 185.732.093 orang yang terdiri dari 92.802.671 pemilih laki-laki dan 92.929.422 pemilih perempuan yang akan memilih di 805.075 Tempat Pemunggutan Suara (TPS).

Pemilu 2019 ini merupakan pertama kalinya pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan para anggota legislatif (pileg) dilakukan secara berbarengan dan serentak.

Memilih sepasang presiden dan wakil presiden 575 anggota DPR RI, 136 anggota DPD, 2.207 anggota DPR Provinsi dan 17.610 anggota DPRD Kota/Kabupaten, biaya penyelenggaraan Pemilu 2019 meningkat sekitar Rp 700 miliar dibandingkan Pemilu 2014, dengan angka anggaran Rp 24,8 triliun.

Tidak hanya di dalam negeri, masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri juga diberi kesempatan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

Sebelumnya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di seluruh dunia telah melakukan pemilihan dan pelantikan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) 2019 yang bertanggungjawab akan terlaksananya pemilu di luar negeri.

Terkait pelaksanaannya, beberapa media internasional menyebutkan bahwa pilpres dan pileg secara langsung yang sedang kita jalani sekarang ini merupakan yang terbesar di dunia.

Harian New York Times menyebut pemilu di Indonesia sebagai the world’s largest direct presidential election, artinya pilpres secara langsung terbesar di dunia.

Sementara media CNN seraya mengutip laporan lembaga kajian Australia Lowy Institute, yang menyebut pemilu di Indonesia merupakan ‘satu hari pemungutan suara paling rumit’ yang pernah dilakukan.

Bahkan beberapa tokoh ternama dan pengamat politik dalam negeri berani menyebutkan bahwa Pemilu 2019 merupakan pemilu terumit di dunia. 

Sementara itu penyelenggaraan Pemilu 2019 di Pulau Dewata berjalan aman dan lancar.

Gubernur Wayan Koster kepada media menyebutkan, bahwa tingkat partisipasi masyarakat Bali mencapai 80 persen dibandingkan pelaksaan Pemilihan Gubernur (pilgub) yang hanya mencapai 72 persen.

Artinya, angka presentasi yang naik tadi menjadi bukti prestasi yang luar biasa untuk menunjukkan peningkatan indeks demokrasi masyarakat di Bali.

Penghargaan setinggi-tingginya disematkan kepada para penyelenggara pemilu yang sudah bekerja keras, di antaranya adalah para petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pihak Kepolisian, dan TNI, serta seluruh warga.

Keceriaan masyarakat Bali dalam menjalani pesta 5 tahunan itu sempat diabadikan oleh pihak KPU Bali dalam bentuk beragam foto.

Situs resmi bali.kpu.go.id, pada Rabu (17/4) merilis foto-foto suasana pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 di beberapa wilayah di Provinsi Bali.

Semoga kontestasi Pemilu 2019 bisa tuntas sesuai dengan mottonya, yaitu aman-damai-dan-sejuk, serta menghasilkan pemimpin yang arif, bijaksana, dan adil. Astungkara.

Denpasar, April 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: