Perkuat Silahturahmi Lembaga Peradilan dan Media, Humas MA-Forsimema Gelar Bukber
Jakarta |
Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) melaksanakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) dengan awak media yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (Forsimema), di Gedung MA, Jakarta, Kamis (20/3).
Kegiatan dalam rangka mempererat hubungan dan silaturahmi lembaga peradilan dengan media digelar di Media Center MA dan disiarkan secara live streaming di berbagai platform media sosial (medsos) seperti TikTok dan lainnya.
Acara dihadiri oleh Kepala Biro (Karo) Hukum dan Humas MA Sobandi, tiga hakim yustisial pada Biro Hukum dan Humas, pejabat Eselon 3 dan 4, serta pejabat fungsional di MA termasuk lima kepala bagian (kabag), lima belas kepala subbagian (kasubag), Kasub Humas MA, beserta puluhan staf MA.
Sedangkan dari pihak Forsimema tampak hadir belasan wartawan, diantaranya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) Edi Winarto.

Dalam sambutannya, Ketua Forsimema Syamsul Bahri menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antara MA dan media.
“Jurnalis Forsimema selalu dan siap mengklarifikasi apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh Mahkamah Agung,” ujarnya.
Edi Winarto yang juga menjadi Penasihat Forsimema turut menyampaikan harapannya, agar kegiatan bukber MA dan Forsimema menjadi awal baru memperkuat hubungan antara lembaga peradilan dengan insan pers.
“Kiranya kegiatan buka puasa bersama ini semakin mempererat silaturahmi antara Mahkamah Agung dan rekan-rekan media,” imbuhnya.
Sementara itu, Karo Hukum dan Humas MA Sobandi menekankan menekankan pentingnya kontrol dan pengawasan terhadap kinerja MA, khususnya di bidang humas.
“Kami sadar bahwa MA perlu kontrol dan pengawasan, khususnya humas. Kritik adalah tanda cinta dan sangat kami hargai,” ucapnya.
Sobandi menggarisbawahi, bahwa selaku Karo Hukum dan Humas MA, dirinya mengingatkan bahwa kritik yang konstruktif adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja lembaga agar tetap berada di jalur yang benar.
Lebih lanjut, pria dengan nama dan gelar lengkap Dr. H. Sobandi, S.H., M.H. menyampaikan, bahwa profesi jurnalis dalam Islam memiliki tempat yang sangat istimewa.
“Jurnalis bukan hanya menyebarkan huruf-huruf, tetapi juga informasi dan ilmu yang jika dilakukan dengan benar bisa membawa manfaat dan keselamatan. Profesi ini jika digunakan dengan baik, bisa menjadi ladang dakwah dan amal sholeh yang memperberat amal baik pada hari perhitungan kelak,” ucapnya.

Sobandi juga menyatakan apresiasi yang telah disampaikan oleh Ketua MA pada Desember silam, yang mengungkapkan pentingnya kerja sama antara media dan MA.
Menurutnya, keberadaan media memiliki peran yang sangat vital dalam menyampaikan berbagai kebijakan MA kepada masyarakat.
“Melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang, masyarakat dapat memahami kebijakan peradilan dengan lebih baik, sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan semakin meningkat,” tutur Karo Hukum dan Humas MA tersebut.
Diharapkan oleh Sobandi, melalui pemberitaan media, capaian-capaian MA dapat lebih diglorifikasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan MA, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik.
Sobandi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), juga menyampaikan komitmennya untuk selalu siap bekerja sama dengan media.
“Saya siap 24 jam dalam 7 hari untuk bekerja sama, membantu, dan menjawab segala pertanyaan dari rekan-rekan media. Saya akan menjadi sahabat bagi kalian,” tegas Sobandi.
Namun disatu sisi, dirinya juga mengingatkan bahwa ada batasan tertentu yang harus dijaga bersama, yakni tidak membocorkan informasi yang masih bersifat tidak untuk dipublikasikan atau off the record.

Karo Hukum dan Humas MA Sobandi juga menegaskan, bahwa MA bukanlah milik individu atau lembaga itu sendiri, melainkan milik masyarakat Indonesia.
Untuk itu, ia mengajak rekan-rekan media untuk turut bersama-sama menjaga dan mencintai lembaga MA. “Dengan memberikan masukan, saran, serta kritik yang konstruktif,” pungkasnya.
Kegiatan bukber yang sudah terselenggara kedepannya diharapkan dapat semakin menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara MA dan media, untuk terus berlanjut dan semakin baik demi menciptakan komunikasi yang lebih baik antara lembaga peradilan dan masyarakat.
Berita: Gate 13 | Foto: Ist.