Kepsek dan Guru SD di Jaktim Diberi Pembekalan Siaga Bencana

Jakarta |
Sekitar 250 kepala sekolah dan guru guru SD Negeri dan SD Swasta di Jakarta Timur diberi pembekalan dan pembelajaran penanggulangan bencana dan kebakaran di sekolah oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (13/2).

“Tiap sekolah harus memiliki pengeras suara dan lokasi titik kumpul evakuasi yang diperlukan saat terjadi bencana kebakaran atau gempa bumi,” kata Saepuloh, Kepala Seksi Publikasi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakartam di depan para peserta.

Setiap sekolah, kata Saepuloh, juga harus menyiapkan APAR atau Alat Pemadam Api Ringan di tempat strategis dan harus ada yang bertanggungjawab dapat menggunakannya secara efektif.

Diingatkan oleh Saepuloh, bila terjadi kebakaran atau gempa bumi di sekolah hendaknya guru mengumumkan kepada para siswa untuk keluar dari kelas dan menuju titik kumpul dengan tertib.

Namun harus diingatkan, jangan berteriak teriak dan dorong-dorongan agar tidak menambah kepanikan.

Bila berada dalam ruang yang berasap diharapkan jangan berdiri dan lari, tetapi cepat keluar menyelamatkan diri dengan merangkap atau merayap.

“Sebab asap itu lebih ringan dari udara. Kalau posisi berdiri akan terhisap asap yang menyesakkan nafas,” terang Saepuloh.

Sekitar 30 cm sampai 40 cm dari lantai udara masih bersih dari asap. “Dalam kebakaran asap adalah pembunuh nomor satu,” tegasnya.

Atas pertanyaan SandiMerahPutih.com, Kepala Seksi Publikasi Dinas PKP DKI Jakarta ini mengatakan selama tahun 2017 memang beberapa kali terjadi kebakaran sekolah di Jakarta. Namun belum dilihat datanya.

Sementara dari catatan redaksi tahun lalu, terjadi kebakaran ruang komputer SMP Negeri 49 di Jl Raya Bogor, Kramatjati, Jakarta Timur.

Kebakaranterjadi  sesaat setelah tim penilai lomba sekolah sehat nasional meninggalkan sekolah itu dalam rangka melakukan penilaian.

Menurut Wulan, staf Sudin Pendidikan Jakarta Timur Wilayah I, setelah guru-guru SD berikutnya gelombang kedua pembekalan penggulangan kebakaran dan bencana sekolah itu diikuti guru guru SMP dan SLTA.

Pada saat pembukaan acara pembekalan tersebut, tampak hadir  Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Timur I  Sarodji.

Berita: Pri | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.