Kampus Nusantara Mengaji di UNY Yogyakarta Disemarakkan 2000 Hafidz

Yogyakarta |
Sebanyak 2000 Hafidz dari seluruh Indonesia didatangkan untuk memeriahkan Khotmil Qur’an Nusantara Mengaji bersama Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.

Diawali lafaz basmallah dan lantunan ayat suci Al Qur’an, acara yang dihadiri seluruh civitas akademika UNY dilangsungkan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, Yogyakarta, Kamis (12/7).

Dalam sambutannya Menteri Nasir berharap dengan mengkhatamkan Al-Qur’an bersama-sama, bangsa Indonesia mendapat lindungan dari Allah SWT menjadi bangsa yang berdaulat, maju, dan rukun antar sesama.

“Tujuan utamanya adalah damai dan hidup rukun antar sesama umat beragama. Agar sumber daya manusia kedepan berkualitas dan mampu bersaing di kelas dunia,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir.

Nasir berharap, mudah-mudahan dengan membaca Al Qur’an bersama semua mendapat syafaat untuk kedamaian, untuk semua umat manusia bukan hanya umat Islam.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Nasir juga menyampaikan ajakan agar umat Islam, terutama civitas akademika kampus agar senantiasa menjaga toleransi dan membawa kebaikan bagi sesama manusia.

“Ar Rahman, Ar Rahim berasal dari kata dasar yang sama, yaitu ‘Rahima’ yang artinya cinta. Islam mengajarkan rahmatan lil alamin, yaitu cinta dan kasih kepada sesama umat manusia, kepada lingkungan,” ucapnya.

Menurut Menteri Nasir, apabila ada orang yang mengaku Islam namun berbuat kerusakan, maka itu bukanlah cerminan Islam.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan, selain dihadiri seluruh sivitas akademika UNY, kegiatan juga diikuti oleh dan disiarkan langsung melalui teleconference kepada 12 Perguruan Tinggi se Indonesia yang tergabung dalam Nusantara Mengaji.

“Kami harap nanti bapak Menteri dapat menyapa 12 Perguruan Tinggi yang malam ini bergabung dengan Nusantara Mengaji bersama UNY, Insya Allah kami siap secara teknologi,” pungkasnya.

Usai Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti menyaksikan pementasan sendratari Ramayana yang merupakan kolaborasi dari Unit Kegiatan Mahasiwa UNY.

Rektor UNY turut mengundang biro perjalanan lokal (travel) dan manajemen perhotelan di Yogyakarta, dengan harapan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menyaksikan pementasan tradisional yang dimiliki oleh UNY.

Pada kesempatan tersebut penyair senior Taufik Ismail menyumbangkan buku kumpulan puisi karyanya yang diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa.

Taufik yang pernah mendapatkan gelar Honoris Causa dari UNY dalam bidang Sastra Indonesia, berharap karya tulisnya dapat bermanfaat baik bagi staf pengajar maupun mahasiswa UNY.

Pada acara tersebut hadir Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron Mukti, Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Didin Wahidin, Penyair Senior Taufik Ismail, Ketua Koordinator Kopertis Wilayah V serta Pimpinan Perguruan Tinggi se Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Berita: Amj | Foto: Istimewa/BKPP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.