Gubernur dan Wagub DKI Jadi Wali Nikah 437 Pasang Pengantin

Jakarta |
Dari rencana 534 pasang pengantin ternyata sebanyak 437 pasang dinikahkan secara massal oleh Gubernur DKI Jakarta Anis R Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno di samping Hotel Sari Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (31/12) setelah solat Isya.

Hadir Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Kepala BAZIS DKI Jakarta Drs H Zahrul Wildan, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, anngota DPRD DKI Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta DR Tinia Budiati serta para camat dan lurah.

Gubernur Anis Baswedan pada kesempatan itu mengharapkan agar para pengantin menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah.

Gubernur mengatakan acara ini dapat terlaksana berkat para lurah yang aktif mendata warganya. “Tadi ada lurah yang mengantarkan calon pengantin sebelum Maghrib,” katanya.

Kepada BAZIS DKI yang menyediakan mahar, Bank Syariah Mandiri yang telah membuka tabungan baru bagi 874 orang pengantin yang menikah tersebut dan kepada PT Aneka Tambang Logam Mulia yang menyumbangkan mas kawin masing-masing satu gram emas.

Pernikahan massal ini dimaksudkan membantu warga DKI Jakarta yang kekurangan dana dapat membentuk keluarga secara resmi. Dengan demikian mereka dan anak-anak hasil dari pernikahan dapat diberikan hak-haknya sebagaimana mestinya.

Diharapkan pula agar anak anaknya dapat bersekolah dan menjadi orang soleh yang berbakti kepada kedua orang tuanya serta nusa bangsanya.

“Jadi pasangan ini hari ulang tahun pernikahannya nanti dirayakan orang seluruh dunia,” kata gubernur sambil tersenyum.

Sebelum sambutan gubernur ditampilkan tari samrah dan gambang kromong dari Disparbud DKI dan pemberian santunan bagi 100 anak yatim oleh Gubernur Anies Baswedan didampingi Kepala Bazis DKI Zahrul Wildan.

Dijelaksan oleh Kepala Bagian Humas Bazis DKI Jakarta H Erwanto, tiap anak mendapat santunan Rp 500 ribu. Sementara pernikahan massal tersebut melibatkan puluhan penghulu dari KUA dari 40 an Kecamatan.

Pasangan Hendra dan Indri warga RT 003/07 Cilandak Timur mengaku mereka sudah menikah siri sejak tahun 2002 dan memiliki 4 anak. “Yang tertua sudah umur 14 tahun,” kata Hendra.

Lurah Kampung Melayu Setiawan, malam itu mengantar 2 pasang warganya menikah massal. Cornelis dan Khoirul Fadillah bersama pasangannya tampak bahagia.

“Kalau bisa Pemerintah DKI tiap tahun atau enam bulan sekali mengadakan pernikahan massal seperti ini untuk menolong mereka yang kurang mampu,” usul Madjid, Ketua RW 07 Kampung Melayu.

Kepala Bazis Jakarta Timur Dwi Busara, Camat Pulogadung Bambang Pangestu dan Camat Kramatjati Eka Darmawan hadir mengawal warganya yang menikah massal.

Berita: Pri | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.