Calon Pimpinan OJK Harus Miliki Integritas Tak Bisa Diintervensi

Jakarta |
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menjabat Ketua Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kemampuan untuk menjaga industri keuangan secara independen dan tidak diintervensi, sehingga mampu menjaga stabilitas dan fungsi dari sektor keuangan.

Menyampaikan apa yang ditekankan Presiden Joko Widodo (Jokowi), industri keuangan adalah industri yang luar biasa penting, dan ini merupakan jendela dari kepercayaan masyarakat maupun perekonomian, dan harus dijaga.

Presiden secara sangat eksplisit mengatakan harus dicari orang-orang yang memiliki integritas yang tinggi, yang dia mampu untuk menjaga kepercayaan, yang memiliki profesionalisme tinggi, dan tidak diintervensi oleh kepentingan- kepentingan di luar OJK,” kata Sri Mulyani di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3).

Pansel juga mendengar sendiri, lanjut Sri, presiden mengulang itu kembali. Menurut Presiden Jokowi, dari industri, maupun dari seluruh perekonomian confidence dan trust adalah faktor yang luar biasa penting, integrity, dan kemampuan untuk menjaga kepercayaan.

Sri Mulyani bersama anggota Pansel OJK menyerahkan hasil akhir seleksi dari 882 pelamar menjadi tinggal 21 orang yang dianggap memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi berikutnya.

Selanjutnya dari 21 nama itu akan dipangkas menjadi 14 nama oleh Presiden Jokowi untuk diserahkan kepada DPR-RI, guna dilakukan fit and proper test.

Berita: Mh | Foto: Istimewa/Humas Setkab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *