Pilkada 2020: Celotehan Warga Ungkap Sosok Baru Calon Wali Kota Depok

Depok |
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020, belakangan mulai bermunculan nama-nama yang sudah tidak asing untuk dijagokan bakal bertarung menjadi orang nomor 1 di Kota Depok.

Diantara para kandidat tadi, muncul sosok yang tidak diduga-duga bakal tampil di panggung kontestasi menuju kursi Depok 1. Sosok tersebut adalah Hardiono, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok.

Hal itu terungkap sewaktu Hardiono menjalani sesi tanya-jawab dengan seorang warga di acara nonton bareng (nobar) film G-30 S/PKI yang digelar Sekber Wartawan Kota Depok, di Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (30/9).

Saat itu seorang warga mengungkapkan permasalah yang terjadi dilingkungannya, kemudian sembari berceloteh warga tersebut bertanya kepada Hardiono apakah dirinya setuju jika dicalonkan untuk menjadi Wali Kota Depok. Spontan saja situasi menjadi riuh beserta tawa dan gemuruh tepuk tangan para hadirin.  

Menanggapi itu, Sekda Hardiono pun menjawab bahwa dirinya tidak lama lagi bakal segera ‘landing’ dari tugas sebagai ASN yang sudah digelutinya selama 35 tahun. “Aamiin, doakan saja ya Pak,” ucapnya sambil tersenyum.

Untuk saat ini, sambung Hardiono, dirinya fokus melayani masyarakat saja, agar warga Depok merasakan pembangunan Kota Depok yang sudah dirancang pemerintah.

“Tetapi bila banyak masyarakat yang menginginkan saya untuk maju di pilkada, tentu saya akan memastikan, sejauhmana keseriusan mereka dalam mendukung saya. Sebagai pelayan masyarakat, saya sih siap saja,” jawabnya.

Saat ditindaklanjuti oleh wartawan terkait pernyataannya tersebut, Hardiono mengatakan bahwa pencalonan wali kota adalah hak setiap warga negara Indonesia.

Namun, menurutnya itu ada saat-saatnya, artinya sekarang ini dirinya masih berstatus pegawai negeri. Jika mau ikut pencalonan maka harus berhenti atau mengundurkan diri sesusai undang-undang yang berlaku.

Ditanya soal kendaraan partai politik pengusungnya, Hardiono mengaku mempersilahkan semua pihak jika ingin mendukungnya untuk maju pada saat pencalonan. “Banyak sih partai-partai yang sudah mau mendorong-dorong saya,” ungkapnya di sela-sela acara.

Hardiono menyatakan dirinya sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin mengusungnya, namun tidak meminta untuk diusung bahkan sampai melamar untuk masuk ke partai politik. “Nggak, saya gak mau ngelamar,” ucapnya disertai tawa para rekan wartawan.

Calon Wali Kota Depok yang hebat dan berbobot

Senada dengan Sekda Hardiono, Ketua Presidium Sekber Wartawan Kota Depok Herry Budiman mengatakan, bahwa siapapun boleh maju dalam pemilihan kepala daerah asalkan memenuhi syarat. “Karena konstitusi kita menjamin itu, walaupun dia seorang birokrat dan tidak harus dari partai politik, artinya ada jalur independen,” ucapnya.

Mengomentari soal Sekda Hardiono bakal maju mencalonkan diri, Herry mengatakan bahwa Hardiono merupakan figur yang bisa dibilang sudah banyak makan asam garam dalam dunia birokrasi. Terlebih selain birokrat, ayah dari 8 orang anak itu juga seorang akademisi.

“Kan tadi sama-sama kita dengar, beliau bercerita memulai karir di daerah Indonesia Timur, berkali-kali menjalani sekolah, bahkan beliau juga mengaku lulusan Universitas Indonesia (UI). Sempat menjabat Kepala Bappeda hingga menjabat sebagai sekda sampai hari ini,” katanya.

Tentunya, sambung Herry, berbekal pengalaman mulai dari pegawai muda hingga menjadi pejabat di lingkungan birokrasi bisa membuatnya cakap dan piawai jika kelak menjadi pemimpin suatu daerah, misalkan Depok.

Dijelaskan oleh Ketua Sekber Wartawan Kota Depok itu, bahwa pada prinsipnya dirinya bersama kawan-kawan insan pers bersikap netral terhadap Pilkada 2020 mendatang. Namun ia mengaku antusias dengan nama-nama yang sudah muncul di permukaan.

“Kita lihat saja, dari petahana ada Mohammad Idris, bahkan wakilnya yang sekarang dikabarkan juga akan maju. Kemudian ada Imam Budi Hartono (IBH) yang muda berbakat, ditambah Pak Sekda yang berpengalaman. Artinya calon-calon wali kota kita semuanya hebat dan berbobot,” ujar Herry.

Herry berpendapat, bahwa kelebihan dari sosok Sekda Hardiono adalah cukup populer dan tidak asing bagi pengurus lingkungan, mulai dari tingkat RT sampai Kecamatan, pengurus organisasi, bahkan pengurus partai.

Menurut Herry kemunculan Hardiono diprediksi bakal membuat ‘geger’ situasi politik di Kota Belimbing tersebut. “Saat ini sulit menebak arah politik Pak Sekda, masih terlalu dini. Kedepan kita lihat saja manuver apa yang akan dilakukan beliau,” pungkasnya.

Berita: Mh | Foto: Istimewa/Dok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: