Koordinator Kahar: Idris-IBH Ungguli Pradi-Afifah dalam Berbagai Hal

Depok |
Koordinator Kawan Hardiono (Kahar) Herry Budiman angkat bicara tentang konsteleasi politik di Kota Depok menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

Herry mengaku tertarik mengamati perjalanan dua kontestan yang akan bertanding pada perebutan kursi Wali Kota dan Wakil Walikota Depok (D1-D2) antara pasangan calon (paslon) Mohammad Idris-Imam Budi Hartono (IBH) dan Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah) nantinya.

Kepada awak media, Herry mengemukakan pertarungan kedua paslon diprediksi akan berjalan landai, riak-riak yang ramai pun muncul dari para simpatisan.

“Idris-IBH mampu mengalahkan Pradi-Afifah dalam segala bidang, terutama pada diskusi publik yang akan diselenggarakan secara terbuka, dimana diskusi itu nantinya akan beradu gagasan antar paslon,” ujar Herry di Depok, Jawa Barat, Kamis (1/10).

Mantan Ketua Sekretaris Bersama (Sekber) Wartawan kota Depok itu menyebutkan, bahwa paslon Idris-IBH adalah pasangan ideal untuk berkompetisi di Pilkada Kota Depok. Hal itu dia nilai berdasarkan pengalamannya sebagai insan pers.

“Pak Idris menurut saya sosok yang yang bersahabat dengan pewarta, apa yang ditanyakan selalu dijawab dengan bahasa yang tangkas, sesuai dengan data. Kalau pak Imam Budi Hartono, ya sudah tidak diragukan lagi perannya dalam dunia politik,” ucapnya.

Dirinya juga menggarisbawahi, bahwa IBH bukanlah orang baru di dunia politik dan pemerintahan. Disamping sudah 4 periode terpilih sebagai anggota dewan, menurutnya soal ide dan pembahasan program dipastikan sudah jelas ‘khatam’.

Selain itu, Dewan Pembina Sekber Wartawan Kota Depok itu juga menyebut kontestasi pilkada di Kota Belimbing tahun ini adalah sebagai ‘perang buka-bukaan antar paslon’, karena keduanya pernah bersama memimpin kota Depok.

Judul tersebut dikatakan Herry berdasarkan pengelihatan pribadinya tentang profil masing-masing dua paslon. Dia membaca, Idris pasti memenangkan duel politiknya melawan Pradi, sementara IBH memiliki kemampuan politik yang jauh lebih mumpuni dibanding Afifah.

“Sepertinya sudah tahu semua ya perjalanan masing-masing kontestan Pilkada ini. Mereka kan kemarin satu paket D1 dan D2. Toh keduanya sudah berbuat untuk Depok, jadi saya rasa masyarakat sudah bisa menilai sendiri,” pungkasnya.

Berita: Red | Foto: Ist./Ilustrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: